Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label relawan

Menyambung Yang Terputus

Hidup adalah kumpulan kegagalan-kegagalan yang saling berkaitan. Ketika kecil, entah sudah berapa kali terjatuh saat melatih kaki untuk berjalan. Tapi tidak menyurutkan niatnya untuk terus berusaha, sehingga berakhir dengan langkah terhuyung namun berhasil, disambut gegap gempita oleh senyuman ayah bunda. Berawal dari situ hakikat kegagalan dipelajari pertama kali. Namun sayangnya semakin beranjak dewasa diri kehilangan motivasi, menganggap kegagalan adalah akhir dari dunia, cepat menyerah, mudah mengakhiri ketika baru sebentar melangkah. Hal itu terjadi di setiap remaja yang beranjak dewasa. Berlomba-lomba dalam mencoba tapi juga sama-sama tak mau lagi mencoba ketika ditimpa ketidakberhasilan. Saya tidak luput dari momen-momen itu. Seolah jadi keharusan bagi kita untuk cepat berpangku tangan, sehingga bisa mencoba hal-hal baru lainnya. Masalah yang saya alami berkaitan dengan organisasi dan membangun jaringan. Hampir sepanjang waktu selalu merasa inferior dengan cara saya d...

Catatan Seorang Relawan : Menjadi Baik Itu Baik

Life is unpredictable! Jangankan bencana, apa yang akan terjadi satu detik ke depan pun kita tidak tahu. Semuanya seolah menjadi misteri, atau suratan yang hanya dimengerti Sang Ilahi Rabbi. Seperti sore itu, sungai di pinggiran Kota Dompu bergejolak. Tak mampu menahan curah hujan tinggi. Aliran mendadak deras, seperti ular kelaparan mengejar mangsa. Gemuruh yang didengar warga bantaran sungai ternyata mimpi buruk bagi mereka. Tanggul pembatas pun jebol karena terus ditekan. 'Ular besar coklat' itu kini bisa masuk dengan cepat menenggelamkan apa saja. Tengah malam air memang sudah surut, tapi dampak setelah itu sungguh menyedihkan. Lumpur memenuhi setiap jengkal rumah sejumlah warga, jalanan, juga TK, SD, dan TPQ. Tidak sedikit bangunan yang rusak, kaca yang hilang, perabot yang entah pergi ke mana. Semua terjadi dalam rentang waktu yang cepat & tak terduga. Hati seketika terketuk, doa dilangitkan, dzikir dipanjatkan di sela-sela kesibukan, berharap agar Allah memberi...

Seklumit Hikmah dari Bima

Yang namanya musibah memang misterius. Tidak ada orang yang tahu. Seringnya datang dengan tiba-tiba. Tanpa disadari dan tanpa ada yang mempersiapkan dalam menghadapinya. Seperti hari itu, saya mendapat berita bahwa ada kebakaran hebat yang melanda Pulau Bajo yang terletak di Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat. Saya adalah seorang perantau yang tinggal di Kabupaten Sumbawa Besar. Tentu kabar ini sangat mengejutkan bagi saya. Mengingat Sumbawa-Bima berada dalam satu pulau yang sama.Dan saya baru mendapat kabar tersebut beberapa hari setelah peristiwa terjadi. Maka, berangkat dari rasa simpati saya dan beberapa teman dari sebuah lembaga sosial, kami memutuskan untuk mengirimkan bantuan ke sana. Malam itu cuaca tampak bersahabat. Kami mempersiapkan barang-barang pribadi untuk dimasukkan ke dalam bagasi mobil. Walaupun berada dalam pulau yang sama, jarak antara Sumbawa dan Bima tidak bisa dikatakan dekat. Perlu setidaknya 8 jam untuk mencapai Kota Bima. Maka dari itu, sengaja kami memil...